Hari Santri Nasional

22 Oktober 2019 - 7:27 AM

Peringatan Hari Santri SMPN 21 Malang

Latar Belakang Penetapan Hari Santri Nasional

Hari Santri Nasional (HSN) diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan Hari Santri Nasional ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 25 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015. Penetapan ini dimaksudkan untuk meneladankan semangat jihad kepada para santri tentang keIndonesiaan yang digelorakan para ulama.

Dua puluh dua Oktober dipilih karena bertepatan dengan satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasjim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Pada tanggal tersebut, KH Hasjim Asy’ari menyerukan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Sekutu yang dimaksudkan adalah Inggris sebagai pemenang Perang Dunia II untuk mengambil alih tanah jajahan Jepang. Sementara itu, di belakang tentara Inggris terdapat pasukan Belanda yang ikut membonceng. Selain itu, aspek lain yang melatarbelakangi penetapan Hari Santri Nasional adalah adanya pengakuan resmi pemerintah Republik Indonesia atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Definisi Santri dan Pesantren

Santri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang mendalami agama Islam; orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh; dan orang yang saleh. Sementara itu, pengertian santri menurut para ahli adalah:

  • Menurut Johns, santri berasal dari bahasa Tamil yang berarti guru mengaji
  • Menurut CC. Berg, santri berasal dari bahasa India yakni shastri. Shastri berarti seorang ali kitab agama Hindu. Hal ini didukung oleh A. Steenbrink, ia beranggapan bahwa pendidikan di pesantren mirip dengan pendidikan Hindu di India.
  • Santri bagi sebagian orang di Indonesia berasal dari Bahasa Sansekerta, yakni Sastri yang berarti melek huruf.
  • Ada juga yang menyatakan bahwa santri berasal dari Bahasa Jawa, yakni cantrik yang bermakna seseorang yang selalu setia mengikuti gurunya dan ikut serta kemanapun gurunya pergi.

Makna santri sendiri identik dengan istilah pondok pesantren. Para santri di dalam pondok pesantren akan mengikuti jadwal belajar dan ibadah yang telah disusun sedemikian rupa. Hal ini menjadi kegiatan wajib untuk dilaksanakan para santri. Santri biasanya mengikuti pendidikan agama Islam pada sebuah pondok pesantren selama kurun waktu tertentu. Ilmu yang diajarkan tidak hanya berkaitan dengan ilmu agama saja, tetapi juga ilmu umum lainnya. Para Santri pun dituntut untuk dapat berkomunikasi dalam Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris.

sumber https://sejarahlengkap.com/indonesia/sejarah-hari-santri


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

89,523 kali dilihat, 491 kali dilihat hari ini

Jajak Pendapat

Bagaimanakah menurut Anda tampilan website SMPN21 Malang?

News

Simulasi UNBK

Persiapan jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) simulasi menghadapi UNBK itu sangat penting, meski... Baca selengkapnya

# Kami Belajar Diluar

APA ITU BELAJAR DI LUAR KELAS Belajar di Luar Kelas adalah hari untuk... Baca selengkapnya

KUNJUNGAN TIM ADIWIYATA DAN OSIS MTS NEGERI 4 SIDOARJO

Terima Kasih dan Selamat datang peserta study Banding MTS NEGERI 04 SIDOARJO "Semoga... Baca selengkapnya

Statistik

41

Jumlah Guru

12.000.000

Jumlah Lulusan

850

Jumlah Siswa Aktif

Alamat

Jl. Danau Tigi Sawojajar Malang - Telp. 0341 718066

Media Sosial

Kunjungan

89,524 kali dilihat, 492 kali dilihat hari ini